Pengertian Electronic ticket (E-Ticket)

Diposkan oleh perciqyan_corp | 19.51 | | 0 komentar »
Share this history on :



E-Ticket atau electronic ticket sudah tidak asing lagi bagi kita. Airlines-airlines yang menyediakan penerbangan domestik di Indonesia sekarang sudah banyak sekali menggunakan E-Ticket ini sebagai pengganti paper tiket. Sebagai contoh adalah Garuda Indonesia, Mandala, Batavia dan masih banyak lagi airlines-airlines lain yang telah menggunakan E-Ticket ini.


Tak dapat dipungkiri, masih banyak dari kita yang masih bingung dengan E-Ticket ini karena mereka yang biasanya membeli tiket pesawat akan selalu mendapatkan sebuah tiket lengkap (paper tiket) kini mereka tidak lagi mendapatkan hal tersebut. Kita maklum, bahwa belum semua orang mengerti dan tahu apa sebenarnya E-Ticket tersebut karena kebiasaan selama ini mereka selalu mendapatkan paper tiket setiap mereka membeli tiket pesawat.

E-Ticket sebenarnya sama saja dengan tiket biasa (paper tiket), dimana dengan menggunakan tiket tersebut (E-Ticket) kita tetap bisa melakukan penerbangan sebagaimana halnya jika kita memegang paper tiket. Yang membedakan disini adalah fisik dari tiket tersebut, dimana jika dengan paper tiket, kita dapat melihat fisik tiket tersebut yaitu berupa kertas tiket. Lain halnya dengan E-Ticket, tiket ini tidak berupa kertas sebagaimana halnya paper tiket. Sebagaimana namanya yaitu E-Ticket (electronic ticket), tiket ini hanyalah berupa database yang berisikan data-data penumpang dan data-data penerbangan penumpang tersebut serta sebuah kode yang bisa disebut sebagai kunci dari data tersebut.

E-Ticket tersimpan didalam database komputer airlines yang menyediakan jasa penerbangan tersebut dengan sangat aman. Untuk melihat atau membukanya, diperlukanlah kunci yang sering kita sebut sebagai kode booking. Untuk dapat melakukan perjalanan, kita hanya memerlukan kode booking tersebut untuk ditunjukkan kepada counter check in airlines yang bersangkutan.

Memang, setiap kali kita membeli tiket di kantor penjualan tiket airlines ataupun di travel agent, kita akan diberikan sebuah print out. Disini kita seringkali salah dalam mengartikan, kita menganggap, print out tersebut adalah E-Ticket. Print out yang kita terima tersebut bukanlah E-Ticket seperti yang kita maksudkan, print out tersebut hanyalah sebuah print dari itinerary perjalanan kita dimana biasanya dari hasil print tersebut terdapat didalamnya kode booking, rute penerbangan, tanggal penerbangan, jam penerbangan, nama penumpang yang akan terbang, harga tiket dan lain sebagainya. Sekali lagi, kertas print tersebut bukanlah E-Ticket yang dimaksud, tetapi E-Ticket yang sebenarnya itu adalah data kita yang telah tersimpan didalam database komputer/server dari airlines tersebut.

Mungkin ada timbul pertanyaan, "jika saya membeli tiket di travel agent berarti E-Ticket saya tidak tersimpan dong di database airlines tersebut". Tidak benar halnya demikian, E-Ticket yang kita beli di travel agent juga akan tersimpan didatabase airlines sebagaimana halnya kita membeli langsung ke airlines yang bersangkutan karena penjualan tiket ini bersifat Online dimana pihak travel agent juga terhubungkan dengan komputer/server database airlines tersebut. Dengan kata lain, membeli E-Ticket melalui airlines langsung ataupun melalui jasa travel agent adalah sama.

Kenapa sih kok sekarang sudah banyak sekali airlines yang menggunakan E-Ticket?. Apa keuntungan yang didapat, kenapa tidak tetap menggunakan paper tiket?.

Mari kita lihat beberapa keuntungan dan kerugian antara E-Ticket dengan paper tiket ini:

E-Ticket

1.      Biaya penerbitan/pencetakan tiket dapat dikurangi bahkan dihilangkan.

2.      Pelanggan dapat dengan mudah membeli tiket melalui internet karena tidak memerlukan proses issued tiket sebagaimana halnya paper tiket.

3.      Tidak perlu susah payah membawa tiket lagi.

4.      Tidak perlu cemas lagi akan kehilangan tiket yang telah dibeli. Karena E-Ticket tidak akan hilang.

5.      Bagi yang memerlukan bukti print out itinerary, bisa dilakukan print dan jika print ini hilang maka kita dapat meminta print ulang kembali.

6.      Dengan dapat dikuranginya/dihilangkannya biaya penerbitan tiket, akan berdampak sedikit banyaknya ke harga tiket (harga tiket turun).


Paper Tiket

1.      Pengeluaran bagi pihak airlines untuk penerbitan/pencetakan paper tiket
2.      Pelanggan tidak bisa melakukan issued tiket sendiri, harus melalui pihak airlines ataupun travel agent.
3.      Mau tidak mau kita harus membawa paper tiket tersebut untuk ditunjukkan ke counter check in sebelum keberangkatan.
4.      Paper tiket yang hilang tidak bisa diganti, artinya jika paper tiket tersebut hilang maka kita harus membeli tiket baru kembali dengan harga yang sama atau mungkin berbeda.
5.      Kemungkinan akan turunnya harga tiket atau adanya tiket-tiket promosi akan sedikit karena airlines juga harus mengeluarkan dana untuk penerbitan/pencetakan paper tiket tersebut.

Jadi kenapa kita mesti bingung dan merasa was-was dengan adanya E-Ticket

ini, justru ini membawa keuntungan bagi kita. Yang terpenting disini adalah kita telah melakukan pembayaran dan reconfirm serta kita telah memegang kuncinya yaitu kode booking. Namun yang namanya peraturan mesti kita patuhi, nama yang ada pada data kode booking tersebut tentunya harus sama dengan nama pada kartu identitas penumpang yang akan berangkat. Jika tidak sama, adalah kesalahan kita jika pihak bandara tidak membenarkan kita ikut dalam penerbangan.

0 komentar